Share This Story, Choose Your Platform : Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Mendapatkan beasiswa ke luar negeri tentu menjadi dambaan banyak pelajar. Tiap program beasiswa menawarkan keuntungan yang berbeda-beda dan fasilitas yang berbeda-beda pula. Kesempatan studi di luar negeri menjadi kesempatan yang patut dikejar apalagi dengan program beasiswa.

Beberapa alasan yang bisa kamu pertimbangkan sebagai alasan studi di luar negeri:

  • Belajar di luar negeri membuat kamu tidak manja karena kamu perlu survive kuliah di sana.
  • Belajar di luar negeri akan meningkatkan kemampuan bahasa asingmu.
  • Kamu bisa belajar budaya negara lain.
  • Saat liburan, kesempatan travelling ke negara lain terbuka lebar.
  • Memiliki teman dari beragam negara sehingga kamu memiliki banyak koneksi.
  • Kamu dapat mencoba beragam aktivitas baru yang belum pernah kamu coba sebelumnya.
  • Kuliah di luar negeri memberikan kamu kesempatan untuk dibimbing oleh dosen-dosen terbaik di bidangnya dan mampu mengakses buku langka.
  • Belajar di luar negeri menjadi nilai jual tersendiri ketika kamu melamar kerja
  • Kamu bisa melihat banyak hal di negara lain seperti teknologi, kebudayaan, kebiasaan negara tersebut, dan lainnya.

Nah sekarang, gimana sih tips supaya kamu bisa lolos beasiswa ke luar negeri?

Baca Juga: Ini 3 Beasiswa Terpopuler Dari Pemerintah Indonesia

Tingkatkan Kemampuan Akademik dan Prestasi yang Kamu Miliki

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-nilai-yang-bagus

Kemampuan akademik sudah menjadi syarat umum jika kamu ingin mendaftar program beasiswa. Nilai dan transkrip pasti akan dilihat oleh pihak penyeleksi. Untuk itu, berusahalah agar mendapat nilai yang baik.

Selain mendapat nilai yang baik, jangan segan untuk mengikuti program pengembangan akademik lain, olimpiade, atau lomba. Walau angka di atas kertas bukan segalanya tapi pencapaian akademis yang bagus akan menunjukkan komitmenmu terhadap pemberi beasiswa.

Beberapa institusi beasiswa, seperti Monbukagakusho (MEXT) dari Jepang dan Beasiswa Pemerintah Singapura bahkan mensyaratkan pelamarnya agar memiliki pencapaian akademis yang baik. Dalam beberapa kasus, pemenang Olimpiade Sains akan lebih mudah mendapatkan beasiswa.

Kemampuan Akademik Tidak Cukup, Kamu Perlu Terlibat dalam Organisasi

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-aktif-organisasi

Meskipun kamu pintar dalam bidang akademik, itu tidak cukup. Kamu perlu memiliki nilai tambah lainnya. Salah satunya adalah dengan bergabung dengan organisasi. Nilai bagus hanya syarat awal. Namun ditambah dengan berorganisasi, kamu punya pengalaman lebih daripada kandidat lain yang tidak ikut organisasi.

Kamu bisa ikut OSIS di sekolah atau Unit Kegiatan Mahasiswa atau Himpunan Jurusan di Kampus. Mereka yang aktif berorganisasi akan lebih dilirik para pemberi beasiswa karena dianggap bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk kepentingan orang banyak. Apalagi kalau kamu sudah aktif berorganisasi ditambah dengan prestasi cemerlang, kamu akan mendapat lirikan dari pemberi beasiswa sebagai kandidat kuat.

Jangan Ragu Ikut Kegiatan Volunteer

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-volunteer

Selain kegiatan dan pengalaman di organisasi, kegiatan sosial juga akan menjadi nilai tambah.

Kebanyakan program beasiswa di negara Amerika dan Eropa akan cenderung lebih tertarik dengan kandidat yang punya pengalaman relawan di kegiatan sosial dikarenakan kuatnya kultur volunteer di negara mereka. Contohnya adalah beasiswa ternama seperti beasiswa Fullbright dari AS, Chevening dari Inggris, dan Erasmus Mundus di Eropa.

Kamu bisa bergabung di kegiatan NGO, gabung dengan gerakan anak muda di kampus, atau kamu bisa menginisisasi kegiatan sosial sendiri. Gak perlu repot atau khawatir gak ada biaya, bahkan dengan membersihkan sampah di lingkungan sekitarmu kamu sudah bisa mulai melakukan kegiatan sosial.

Pertajam Bahasa Asing

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-bisa-bahasa-asing

Kamu perlu membuktikan bahwa kamu bisa bertahan di negara lain dengan menguasai bahasanya. Paling tidak, kamu menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Kemampuan bahasa asing perlu dibuktikan melalui tes bahasa. Salah satu persayaratan beasiswa memang menuntutmu untuk meraih level tertentu dalam tes kemampuan bahasa asing.

Masing-masing beasiswa punya persyaratan tes bahasa sendiri, tapi yang paling umum digunakan adalah TOEFL dan IELTS. Untuk mengamankan posisimu, pastikan kamu memiliki skor TOEFL diatas 550 dan nilai IELTS diatas 6,5.

Selain bahasa Inggris, beberapa negara seperti Jepang dan Jerman akan cenderung tertarik pada kandidat yang menguasai bahasa mereka. Jika tidak, kandidat akan diharuskan mengikuti kelas bahasa pada tahun pertama selama satu tahun sebelum memulai kuliah.

Baca Juga: Beasiswa Unggulan Pegawai Kemendikbud: Beasiswa S2 dan S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri

Temukan Orang yang Bisa Memberikan Rekomendasi yang Bagus

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-dapatkan-rekomendasi

Rekomendasi dari orang lain merupakan salah satu persyaratan yang biasanya diminta saat kamu mendaftar dalam program beasiswa. Untuk menilai performamu di dunia nyata, pihak pemberi beasiswa akan meminta surat rekomendasi dari mereka yang sudah mengetahui rekam jejakmu.

Biasanya surat rekomendasi bisa diberikan oleh staf pengajar dari institusi tempatmu menempuh pendidikan atau supervisor di tempatmu bekerja. Rekomendasi dari mereka sangat penting, karena tidak jarang pemberi beasiswa akan langsung menghubungi untuk menanyakan pendapat tentangmu.

Pastikan kamu punya rekam jejak yang cukup baik dalam pendidikan dan pekerjaan. Jaga hubungan baik dengan mereka yang bisa memberimu rekomendasi. Jangan mencari teman sebagai yang memberikan kamu rekomendasi karena sangat besar kemungkinan akan diniliat subjektif sehingga rekomendasi kamu tidak dipandang kuat. Carilah orang dengan posisi yang tepat dan memiliki kualifikasi untuk memberi rekomendasi.

Buatlah CV yang Informatif

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-membuat-cv

CV biasanya akan ada di tahap screening atau di tahap awal seleksi kandidat. Untuk itu, pastikan CV yang kamu kirim merupakan CV yang informatif. Cara pemberi beasiswa tahu pengalaman dan pencapaianmu adalah dengan melihat ke CV.

Dalam CV mereka akan mendapatkan gambaran bagaimana dirimu selama ini berkembang. Untuk membuat CV yang baik kamu perlu cermat mencatatat kegiatan yang kamu lakukan selama ini berdasarkan waktu kegiatan.

Karena kamu akan mendaftar untuk beasiswa beasiswa, pastikan kamu membuat CV yang representatif tapi tetap informatif. Bingung mengenai informasi seperti apa yang harus ada di CV? Baca bagaimana membuat CV yang kuat di sini

Buat Motivation Letter yang Menjual

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-menulis-surat

Motivation Letter juga sering menjadi syarat dalam program pendaftaran beasiswa. Tujuan dari surat ini adalah untuk menunjukkan mengapa kamu tertarik mengambil bidang studi yang kamu pilih dan memperlihatkan mengapa kamu layak mendapatkan beasiswa. Motivation letter ini adalah bagian krusial yang akan menentukan bagaimana kelanjutan lamaran beasiswamu.

Untuk membuat motivation letter yang baik kamu perlu tahu tentang jurusan yang akan kamu ambil. Jelaskan kenapa program itu menarik buatmu, tunjukkan juga bagaimana pengalaman kerja dan pencapaianmu selama ini membuat kamu cocok untuk belajar disitu. Yakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu punya komitmen untuk memberikan yang terbaik sehingga layak menerima dana mereka.

Satu yang paling penting, kamu harus punya passion terhadap bidang yang kamu pilih. Semangat dan kecintaan terhadap bidang studi itu akan terasa di motivation letter yang kamu tulis. Baca bagaimana cara membuat motivation letter yang benar di sini

Persiapkan Diri Sebelum Wawancara

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-persiapkan-wawancara

Interview atau wawancara adalah tahap di mana kamu akan bertemu muka dengan pewawancara dan mereka akan menggali lebih dalam apakah kamu kandidat yang bisa diloloskan untuk menerima beasiswa.

Di tahap ini kamu akan bertemu panelis dari negara pemberi beasiswa, atau bisa juga profesor yang kompeten di bidangnya. Demi lancar di wawancara, kamu perlu mempersiapkan diri agar tidak grogi yang malah akan mengacaukan semua persiapanmu. Biasakan diri untuk siap berbicara dengan bahasa Inggris (atau bahasa lain yang akan digunakan dalam wawancara) sebelum wawancara berlangsung. Cara ini akan melatih lidahmu agar tidak terkaget-kaget dan kehilangan banyak kosakata.

Di depan panelis, tunjukkan bahwa kamu percaya diri dan meyakinkan. Bekali dirimu dengan pengetahuan soal bidang studi yang kamu pilih dan tunjukkan semangatmu untuk belajar dengan beasiswa.

Kalau kamu perlu arahan, kita punya beberapa tips mengenai kualitas yang harus kamu tunjukkan dalam wawancara, serta tips mempersiapkan diri sebelum wawancara. Selain itu, kita juga punya beberapa tips dan daftar pertanyaan yang sering ditanyakan di wawancara beasiswa LPDP buat kamu yang ingin mendaftarkan diri di beasiswa tersebut.

Baca Juga: Beasiswa S2 dan Beasiswa S3 dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

Tunjukkan Bagaimana Beasiswa Ini akan Membantu Kamu dalam Berkontribusi ke Indonesia

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-memperlihatkan-kontribusi

Tunjukkan bahwa jika kamu menerima beasiswa, maka kamu akan lebih punya kapasitas untuk berkontribusi ke lingkungan terdekatmu. Pemberi beasiswa akan lebih tertarik pada kandidat yang memiliki visi yang luas dan bermanfaat.

Tentukanlah kontribusi seperti apa yang akan kamu berikan pada Indonesia begitu kamu lulus. Jangan sampai tidak tahu apa yang akan kamu lakukan setelah lulus nanti. Kamu harus realistis dalam menentukan kontribusi yang akan kamu berikan, jangan terlalu berlebihan.

Coba Lagi, Jangan Menyerah

tips-lolos-beasiswa-luar-negeri-jangan-menyerah

Sekali mencoba mendaftar program beasiswa, kamu belum tentu akan berhasil. Jangan menyerah dan putus asa. Koreksilah diri apa yang membuat kamu kurang sebelumnya dan coba lagi, baik di program yang sama atau di program yang berbeda.

Perbaiki kekurangan kamu di pendaftaran selanjutnya. Persiapkan lebih banyak dengan mencari tahu banyak hal, terutama visi pemberi beasiswa.Justru dengan pernah gagal kamu akan tahu bagian mana yang harus kamu perbaiki untuk bisa jadi kandidat yang lebih baik. Fall seven times, stand up eight!

Baca juga tips mendapatkan beasiswa lainnya: